Universitas Semarang

Dosen FTIK USM Ajak Generasi Muda Kenali IoT

AYANG FITRIANTI, S.S. | 29 August 2019

Semarang - IInternet of Things (IoT)  muncul sejak beberapa tahun lalu sejak perangkat elektronik mulai memiliki kemampuan untuk dapat dikendalikan dari jarak jauh. IoT merupakan konsep yang memiliki tujuan memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Keberhasilan IoT ini hendaknya lebih dikenalkan ke masyarakat luas khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa.

Ini yang dilakukan oleh tiga orang Dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) dalam kegiatan pengabdian kepada masyarkat yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Semarang baru-baru ini. Ketiga dosen tersebut yaitu Saifur Rohman Cholil, Rastri Prathivi dan Nur Wakhidah.

Mereka mengawali kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan pembukaan, sesi pengenalan dan penggunaan IoT yang populer saat ini dalam kehidupan sehari-hari. "Teknologi Internet membuat semua hal saling terhubung, dan dapat saling bertukar informasi. Seiring berjalannya waktu, kini hampir semua orang, baik itu yang berusia muda, tua, bahkan dari semua kalangan dapat mengakses Internet. Sebagian orang mengira bahwa perangkat elektronik yang dapat terhubung ke Internet adalah smartphone, tablet, desktop pc, dan laptop saja. Padahal tidak, sekarang ini dapat kita jumpai kulkas, televisi, dan konsol game canggih yang bisa terhubung ke Internet dengan bantuan sensor dan lain sebagainya," jelas Cholil, dalam penyampaian materinya.

Kemudian pada sesi kedua mereka menjelaskan tentang manfaat IoT untuk kehidupan sehari-hari. 

"Beberapa manfaat dari penggunaan IoT di antaranya adalah untuk mempermudah mencari informasi. Contohnya, smartphone dapat terhubung dengan komputer desktop untuk mengirim file, smartwatch dapat mengirim foto ke televisi, dan bamyak lagi hal lainnya. 

Manfaat yang lain yaitu setiap perangkat juga dapat dikendalikan secara remote melalui perangkat yang lain. 

Sesi ketiga yaitu memperkenalkan alat IoT dari hasil karya Tugas Akhir Masiswa FTIK kepada para siswa SMA Negeri 2 Semarang. Pada sesi ini didemontrasikan alat untuk presensi kehadiran siswa di sekolah dengan cara deteksi wajah. "Hasil karya mahasiswa laiinya yaitu sebuah alat untuk menutup dan membuka pintu otomatis menggunakan sensor dan dikendalikan oleh perangkat android," tambahnya