Universitas Semarang

Ilkom USM Kembali Gelar Komukino "Semarangan Kas"

AYANG FITRIANTI, S.S. | 05 February 2020

Semarang - Mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang kembali menggelar Festival Komukino untuk tahun ke-8. Festival Komukino ke-8 baru baru ini di Gedung Oudetrap Kawasan Kota Lama Semarang.

Sebagai bentuk persembahan pada kota Semarang, Festival Komukino mengusung tema “Semarangan, Kas!” yang bertujuan untuk memperkenalkan ragam budaya lokal yang ada di kota Semarang.

 

"Peran besar generasi muda dalam menciptakan perubahan, termasuk untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya. Dengan acara ini, kami harap generasi muda dapat melestarikan budaya lokal mereka sendiri," ujar Timotius yang merupakan Ketua Panitia Komukino 'Semarangan Kas' ini.

 

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Fajriannoor Fanani, menegaskan pelestarian budaya membutuhkan kontribusi banyak pihak, lapisan masyarakat, secara individu dan komunitas.


"Melalui festival ini, generasi muda dapat memiliki kemampuan mempertahankan budaya lokal agar tidak tergerus arus globalisasi," paparnya.

 

Kepala Bidang Pengawasan Penataan Ruang Kota Semarang, Nik Sutiyani, menjadi pembicara dalam seminar kebudayaan.Selain itu pembicara lain adalah Tri Subekso (Ketua GSAC), Nuno Orange (penyiar dan Music Director Gajahmada FM sekaligus penggagas Semarang Jajan Terus).

 

Acara yang dimulai pukul 14.00-20.30 ini diawali workshop dan pameran fotografi, seminar budaya, flashmob "Semarang Menari", dan diakhiri penampilan Soegi Bornean.

 

Festival Komukino juga dimeriahkan beberapa komunitas seperti komunitas dolanan dari Kampung Hompimpa, komunitas gamelan dari Kampung Jawi, dan komunitas batik dari Diajeng Semarang.